Wednesday, 20 January 2016

Reply 1988: Catatan Hati Seorang Shipper



Jujur aja udah berhari-hari mau mengeluarkan unek-unek ini, sambil menulis postingan ini hati gue masih diliputi dengan kemarahan, yang akhirnya memaksa gue untuk memainkan playlist khusus ost drama Reply 1988 terutama yang judulnya Sad Fate biar emosi dalam menulis postingan ini lebih tersalurkan. Sebenernya gue agak gimana gitu ya nulis postingan ini masih dalam keadaan terguncang parah eaaa.... pret!!!

Hey... gue salah seorang team Jung Hwan yang ikut terluka hatinya karena ending drama Reply 1988 tak seperti yang di harapkan. Gue sangat mendalami peran Jung Hwan dalam drama ini dan masih nggak terima dengan keputusan writernim mengubah plot loveline nya, writernim merusak keseluruhan drama ini dengan mengakhiri masalah cinta segitiga yang nggak jelas juntrungannya.

Rasanya pengen nabrak rumah writter nim pake mobil teronton karena udah memperlakukan Jung Hwan secara gak adil di episode terakhir. Dari rata-rata komentar yang bermunculan setelah menonton episode 19 dan 20 para viewers bilang Jung Hwan diperlakukan gak lebih seperti seorang figuran. Meskipun belum nonton secara langsung dari berbagai spoiler yang bertebaran gue percaya kalau itu benar adanya. Karena gue yakin si writernim pasti mengorbankan Jung Hwan demi membangun Chemistry antara Duk Seon dan Taek di akhir episode. Gue kecewa dengan perubahan ending yang sangat signifikan ini dimana nggak ada kejelasan mengenai perasaan Jung Hwan terhadap Duk Seon seenggaknya pasca confession yang menyedihkan di episode 18, dan lagi gue kecewa berat dengan sikap Duk Seon yang plin-plan. Disini mungkin Duk Seon lah yang ternyata kebagian peran antagonis, terlalu kejammmm. 

Bayangin yang tadinya gue segitu yakinnya Jung Hwan bakal jadi suami Duk Seon di akhir episode dengan clue-clue yang sangat meyakinkan di awal-awal episode tiba-tiba harus terjerembab jatuh dan tak bisa bangkit lagi, lalu tenggelam dalam lautan luka dalam dengan beberapa kissing scene antara Duk Seon dan Taek di 3 episode terakhir yang membuat ephoria meledak-ledak di hati para team Taek, padahal jelas-jelas point of view drama ini sejak awal adalah Jung Hwan dan Duk Seon meskipun akhirnya pernyataan cintanya yang tulus menjadi sebuah lelucon. Sampai episode 18 writernim masih membuat harapan untuk para team Jung Hwan bahkan gue sendiri pun berekspetasi sendiri mengenai kelanjutan cerita setelah Jung Hwan menyatakan perasaannya dan menyerahkan cincin miliknya pada Duk Seon.

Ekspetasi gue:

Setelah mereka berempat meninggalkan cafe tersebut dan meninggalkan cincin kelulusan milik Jung Hwan di atas meja cafe, di parkiran tak lama Duk Seon kembali dengan alasan ada yang tertinggal di dalam cafe padahal Duk Seon mengambil cincin tersebut. Di dalam perjalanan pulang Duk Seon yang menumpang di mobil Jung Hwan lalu bertanya kepada Jung Hwan apa benar yang dikatakannya tadi di cafe hanyalah sebuah lelucon, lalu Jung Hwan menghentikan mobil nya dan mengakui semua perasaannya terhadap Duk Seon, lalu mereka pun berpelukan dan di akhiri kiss scene.

Ekspetasi gue selanjutnya setelah scene Duk Seon dan Taek berciuman di dalam kamar hotel Taek harusnya Duk Seon menyadari kalau yang ia sukai adalah Jung hwan dan mengakui kepada Taek kalau yang dia pikirkan selama ini adalah Jung Hwan dan menganggap Taek tak lebih hanya sebagai teman.

Kalaupun benar gosip yang beredar di tahun 1995 itu ada kecelakaan pesawat dan bila saja writternim  memasukan kejadian ini, sebagai couple on the air gue sangat berharap pasangan Jung Hwan dan Duk Seon memupuk cinta mereka di bandara, ada scene dimana Jung Hwan selamat dari kecelakaan tersebut dan Duk Seon menunggunya di bandara lalu di tutup dengan kissing scene.

Harusnya yang menikah di gedung angkatan udara itu adalah Jung Hwan dan Duk Seon, harusnya Taek si anak baik juga menemukan pasangan yang ideal tapi bukan Duk Seon, kasihan anak baik jadi dibenci oleh team Jung hwan. Padahal tadinya gue berharap Taek pun tak tersakiti kalau akhirnya Duk Seon bersama Jung Hwan.


Tapi toh, jodoh di tangan writernim dia yang berkehendak mau diapain ending nya, walaupun telah melukai banyak hati para team Jung Hwan. Hanya writernim yang tega membuat Jung Hwan menjadi bujang lapuk dan berakhir di Sacheon, hanya writernim yang tega membuang Jung Hwan di akhir episode bahkan nggak diperlihatkan sama sekali Jung Hwan versi 2016 nya.

Gue yakin dengan syuting yang kejar tayang dan dengan kebocoran spoiler kemaren mungkin writernim merombak semua script episode 19 dan 20, kalau kemaren ada spoiler yang beredar mengenai kiss scene Jung Hwan dan Duk Seon di bandara gue yakin mungkin itulah script aslinya sebelum di ubah si  writernim yang berjiwa masokis Tadinya mungkin bukan pernikahan Sun Woo dan Bo Ra tapi sedang menyiapkan scene untuk pernikahan Duk Seon dan Jung Hwan tapi gara-gara spoiler adegan pernikahan bocor ke media akhirnya writernim banting setir merubah semua adegan untuk ending episode terakhir.

Gak rela.... gue bahkan gak nonton episode 19 dan episode 20 nya sampai sekarang sepintas hanya melihat potongan-potongan scene yang di posting viewers di instagram. Padahal kata temen gue yang notabene nya team Taek garis keras episode 19, 20 gak sedih-sedih amat kok bahkan muka nya Jung Hwan lempeng banget ngeliat Taek. Hmmm... sebenarnya bukan masalah muka Jung Hwan lempeng apa nggak nya dari awal episode juga muka nya lempeng-lempeng aja ngeliat Duk Seon di deketin si Taek papan baduk.

Masalahnya kenapa di akhir episode Jung Hwan jadi di gituin karakternya, dibikin nerimo aja  meskipun dia harus patah hati dan dibikin nggak bisa bersatu dengan Duk Seon, harusnya ada penyelesaian meskipun hanya scene sekali lewat yang menyatakan Jung Hwan akan mundur dari pertaruangan ini. Tapi apa? Nggak ada sama sekali. Jung Hwan bahkan hanya mendapat screentime nggak kalah sedikit sama si Jin Joo.

What!!! Jung Hwan gue yang di awal-awal di pepet-pepetin di tembok sama Duk Seon, terus melindungi Duk Seon di dalam bus sampe urat-urat tangannya keluar dan sederetan adegan manis lainnya tiba-tiba di akhir episode cuma di arahin pasang muka lempeng sama sutradara?? Ahhh... pembunuhan karakter ini namanya.... terbang kemana kharisma Jung Hwan yang bikin banyak hati kelepek... kelepekkk di awal-awal episode kemaren. Intinya writernim merusak semua moment bahagia Jung hwan terhadap Duk Seon di episode-episode awal hanya dengan suguhan scene membuka kaleng monde embhekkkkkk...... buyar udah semua keyakinan, itu jelas BUKAN JUNG HWAN KAMI!!


Oke gak apa-apa Jung Hwan gak jadi suaminya Duk Seon tapi seenggaknya writternim bisa menemukan ending yang menunjukkan kalau Jung Hwan merelakan Duk Seon bersama Taek, mbok ya.... kasih kesempatan Jung Hwan kiss scene kek sekali aja sama Duk Seon meskipun di lima menit terakhir episode 20, ini si Taek mulu yang nyosor sampe tiga kali masa?? Kecewa...!!

Bahkan jika pun ada flashback masa kecil Duk Seon dan Taek di episode 20 sebagai bukti untuk memperjelas kalo Duk Seon memang menyukai Taek lebih dahulu sebelum ia menyukai Sun Woo harusnya ada dong perkembangan karakternya? Tapi mana? Nggak ada sama sekali bahkan kita hanya disuguhin dengan adegan dimana Duk Seon hanya menganggap Taek  seperti  aset berharga Korea dan adik kecil yang musti dilindungi alias babying him seperti julukan di forum Soompi.

Pasca nonton episode 18 "good bye first love" yang menurut gue ini episode terakhirnya dari series Reply 1988 gue sebenernya mulai apatis dengan kelanjutan episode 19 dan 20, meski preview episode 19 mulai bertebaran di mana-mana gue rada agak sulit percaya karena teaser episode-episode sebelumnya menipu banget. Masih dalam rasa frustasi yang mendalam ketika banyak orang memposting kiss scene antara Duk Seon dan Taek di episode 19 yang menurut gue agak sedikit memaksa karena jelas-jelas disini writternim mau membelokkan cerita dan ngotot membangun hubungan Taek dan Duk Seon hanya dalam 3 episode terakhir. Dari episode awal kita tau kalau writternim merefleksikan suami duk seon sangat jelas mengarah kepada Jung Hwan mulai dari gesture tubuh nya dan cara ia berbicara. Tapi ternyata semua itu adalah jebakan batman belaka. Seandainya writernim lebih cepat menumbuhkan perasaan antara Duk Seon dan Taek  di pertengahan episode, mungkin team Jung Hwan lebih bisa legowo menerima kekalahan.

Dan beberapa hal yang masih mengganjal di kepala gue tentang beberapa scene di drama Reply 1988 ini. Apa gunanya writernim membuat Jung Hwan menjadi pilot dan Duk Seon menjadi pramugari kalau akhirnya mereka bukan couple on the air. Nggak ada korelasinya toh. Bahkan nggak ada penjelsan mengenai sarung tangan pink dan tentang kesalah pahaman kemeja pink.

Lalu untuk apa Jung Hwan membuat permohonan ketika melihat bintang jatuh toh nggak dikabulkan kan? Si Taek akhirnya bukan menjadi seorang bajingan tapi seorang pemenang.

Saking keselnya dengan ending yang menurut gue sangat absurd gue sampai menghibur diri dengan membuat beberapa meme untuk menghibur hati para team Jung Hwan yang sedang berduka lara, tepatnya menghibur diri gue sendiri.






Dan meme terakhir ini harusnya gue edit Jung Hwan nabrak si writernim aja, tapi ya sudahlahhh! !

Mungkin suatu saat nanti kalau ada reply series selanjutnya gue berharap bukan si writernim Lee Woo Jung ini yang menulis ceritanya. 

Gue hanya bisa bilang gue broken heart hancur berkeping-keping,  tapi drama ini tetep jadi yang terfavorit bagi gue, dan Reply 1988 adalah drama pertama yang bikin gue termehek-mehek seharian memikirkan nasib tokoh didalamnya. Mungkin suatu saat gue tergerak untuk melihat eps 19 dan 20 karena merindukan Jung Hwan dan Ssangmundong gang walaupun masih harus menahan getir, semua itu mungkin demi Ryu Joon Yeol. Gara-gara Ryu juga mungkin ini pertama kali nya gue fallin in love beneran sama karakter di dalam drama Korea dan untuk pertama kalinya juga gue patah hati pada seorang second lead, tapi percayalah Jung hwan tetap menjadi first lead di hati gue inih.

Paling nggak gue jadi ngerasain gimana  sakitnya uttie menjadi tim chillbong di Reply 1994 dan gimana hancurnya si nok ense karena ini yang kedua kalinya ia patah hati karena salah ngeship. Emang bener Taek win the game dan si Jung Hwan nggak mendapatkan cinta pertamanya tapi percayalah Jung Hwan mendapatkan banyak cinta dari para penggemarnya. Ryu Joon Yeol tetap  menjadi Rissing Star di hati gue 



"Kamu akan kembali ke sisiku
Tapi, jika aku melihatmu lagi
Bisakah kita saling mencintai lagi?
Selama berjalannya waktu
Berapa banyak air mata yang akan ku teteskan?"
            - Nami: Sad Fate -










15 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. sama mba....smp skrg ngga niat nonton epi 18,19,20..masih sakit hati ini...bahkan dramanya pun di leppy pun sdh kuhapus, lg usaha move on nih...btw td di teel twitter liat pas di pesawat junghwan duduk sebelah duksun

    ReplyDelete
  3. Wkkk... Gue terchilbong ampe beberapa bulan mogok nnton drama mak. Yah, sebagai team taek gue cuma mau pukpuk elo :D Sabar yah, namanya juga Reply. Dulu juga Chilbong digituin sama writernim. :D :D

    ReplyDelete
  4. Hah? Reply 1988? Apaan tuh?

    Tertanda: Team Junghwan yang menolak ingat :p

    ReplyDelete
  5. Gue juga sampe sekarang kagak maoo liat episode 18,19,20 gak kuat liat Jungpal digituin -_-

    ReplyDelete
  6. Salam kenal mbak...
    Aku jadi bagian team yg kapalnya tenggelam juga nih...
    Tapi ya sudahlah paling gak JH dapat banyak cinta
    ..d banding DS yg harus bukain kaleng monde buat suaminya bertahun2...ckckck

    ReplyDelete
  7. Hidup kita kok gini amat ya mba.. udah yakin banget ship kita bisa berlayar eh malah karam. Cobaan macam apa ini! Sakitnya berasa banget lho.. T_T

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh baca kata berlayar jadi keingetan mantan *Ehh gimana tadi?*

      setelah baca catatan hati seorang shipper ini, akhirnya gue mengerti mba, kayak gimana maksud awal ceritanya R88 ini

      ttd: team labil yang kecewa JH diperlakukan dengan sekonyong konyong

      Delete
  8. Hihihihiksssss.... sama banget setuju aq jg rasny pengen neror writernimnya.... pas ep 19 tyng aq ngcek komentar yg pada streaming trus ada yg komen udah ga ada harapan... aq langsung huuuihhh kejam banget penulisnya... bhkan spoiler yg di ayunan jg ga muncul... misteri ending Reply 1988... apakah aslinya JH yg jd suami trus diubah krna spoiler atau sejak awal taek jd suami tp krna semua pd fall in JH yg membuat rating tinggi ataukah dia bingung krena dia fansy bo gum jd bgimana pun tk hrs menang?

    ReplyDelete
  9. Padahal ya mak, jikalau si taek yg kalah, tinggal tenggelamin aja dipapan baduk selese dah tu.
    e ini malah si jung hwannya dianggap angin lalu. Walaupun gue pindah ke kapal taek diepisode 17, tp gue tetep mau nenggelamin si writernim ke sungai Han.

    ReplyDelete
  10. Writernim nggak ngerombak episode 19 dan 20 samasekali kok. Gue nonton di episode 9 aja udah tau kalo Taek yang bakal jadi suaminya. Karena waktu itu si Duk Seon dewasa lagi flashback ngeliatin foto bareng Taek pas dia nemenin Taek tanding di Beijing. Terus dia bilang "ini masa-masa paling bahagia KAMU ya."
    Jelas dong suaminya itu Taek dariawal. Taek dewasa juga pernah bilang mau ngerokok dulu baru lanjutin interview, minum kopi pun pake tangan kiri. Di tahun 88 yang kayak gitu siapa? Taek. Jung Hwan nggak ngerokok karena daya tahan tubuhnya lemah (dia suka mimisan dan kakaknya punya penyakit jantung) dan di episode satu Sun Woo pernah bilang ke ibunya kalo Jung Hwan gak ngerokok. Jung Hwan juga gak kidal. Masalah kemeja pink emang gak dijelasin, tapi akhirnya dia ngomongin itu ke Duk Seon pas confessionnya, "When I got the shirt from you on my birthday, I was really happy that I thought I was crazy."
    Disini gue juga mewek banget seakan-akan ikut merasakan kesedihan Jung Hwan yang harus kehilangan cinta pertamanya. Dan gue juga sedih kenapa dia bener-bener ilang di episode 20. Tapi yang jelas, Taek emang lebih pantes untuk Duk Seon karena dia lebih straight forward dan gerak cepat. Jung Hwan itu baik banget tapi selama bertahun-tahun dia selalu gengsi untuk ngungkapin perasaannya, terlalu banyak keraguan. Bahkan waktu dia tau Duk Seon mau pergi ke konser sama pacarnya dan pacarnya gadateng ke konser itu, si Duk Seon berdiri di depan loket sendirian dengan baju tipis. Jung Hwan dan Taek sama-sama tau itu. Tapi Jung Hwan malah kelamaan mikir sambil nonton Forrest Grump, padahal si Taek udah jalan duluan bahkan ngerelain permainan baduknya. Jelas kan kenapa Taek jadi suaminya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku sependapat denganmu. jujur aja aku lebih suka JH jadi suaminya DS tapi kalo endingnya CT juga gak masalah. dari awal emang cluenya ngarah ke CT daripada JH. writernya aja yang sengaja buat penonton jatuh cinta sama JH sehingga melupakan clue yang ada. dan sifatnya JH itu penyayang. dia sayang keluarga dia sayang sahabatnya. pas CT bilang kalo dia suka DS sebagai perempuan, aku ngelihat sikapnya JH itu mulai jaga jarak sama DS. Dia sedikit cuek sama DS dan udah jarang debat sama DS. dan dia gak mungkin nyakitin perasaan CT dengan mengakui perasaannya ke DS baik secara langsung ke DS maupun di depan teman-temanya karena apa yang udah dilakuin CT untuk keluarganya. dan JH juga sepertinya tidak ingin merusak persahabatan mereka cuman gara-gara perempuan. untuk itu dia diam dan mengalah. dia tipe orang yang mengutamakan kebahagiaan orang lain dibanding kebahagiannya sendiri. dan CT, dia itu sama baiknya kayak JH. CT batalin nonton bareng DS setelah ngeliat fotonya JH bareng DS dan dia pun sama-sama mendam perasaannya untuk DS. dia juga ngalah demi JH. mereka sama-sama mendam perasaan mereka selama 5/6 tahun. sebelum CT kencan bareng DS, dia bela-belain ke JH untuk minta izin. dan juga yang suka pertama kali itu CT. dari alur dan sifat tokohnya sudah jelas endingnya kemana. tapi satu yang sangat disayangkan, kenapa mereka berlima gak reuni seperti reply sebelumnya? akan lebih bagus kalo diending mereka saling berkomunikasi dan memutuskan untuk saling bertemu. jadi kita tahu nasib DR dan JH. satu yang gak adil bagi JH adalah perasaannya tidak diketahui siapa-siapa(kecuali CT).

      Delete
  11. retweet banget review satu ini. bener waktu kamu bilang gak ada penyelesaian tentang kemeja pink. kesel banget parah sampe sekarang. junghwan gak ngejelasin apa apa dan gak diungkit lagi padahal itu sweet banget, junghwan gak mau ngasih ke orang lain kemejanya walaupun dia gak terlalu suka kemejanya T.T. udah hampir setaun ya? tapi belom bisa move on dari reply 1988 terutama junghwan.
    tapi emang ada scene junghwan yg nyuruh taek sama dukseon, karna dia tau yg d suka dukseon itu taek. terus sebenarnya kan d awal ada scene si suami dukseon keluar buat ngerokok d eps awal2, sedangkan junghwan benci banget sama orang yg ngerokok. ini point yg aku lupain, karna terlalu terlena sama junghwan. jadi rumor bahwa ada rombakan script besar2an banyak orang yg ngeraguin juga karna udah tentang rokok itu udah ada d awal. huhuhu sampe skarang kesel inget junghwan yg masih penuh keragu-raguan T.T tambah kesel gak ada cerita atau disinggung sedikitpun tetang kehidupan junghwan masa depannya T.T

    ReplyDelete
  12. Sehati bgt kak yaampun masih patah hati ampe sekarang 💔💔 msh kecewa sama ending nya huhuhu satu-satu nya drama yg bikin kepikiran karena ending nya 😭😭

    ReplyDelete
  13. Aku baru liat dramanya Mbak.. Dan setujuuu... Nyesek bgt sama endingnya.. Gak aku liat episode20 saking sebelnyaa... Jung hwaaaannn ����������

    ReplyDelete