Wednesday, 22 December 2010

Puisi Untuk Ibu

repost :
Puisi lama untuk ibu di tahun 2009 yang lalu, berhubung hari ini hari ibu saya persembahkan puisi ini lagi untuk bunda tercinta.

kamu adalah mata yang paling tulus..
3 detik
10 detik
hingga detik-detik tatapan seterusnya..

kamu adalah balutan wol terhangat..
melindungi
meredam dingin
menyelimuti

kamu yang menyalakan lilin tepat disudut yang nyaris membeku..

kamu adalah petunjuk jalan, pengingat waktu, agenda kegiatan tak tertulis, dan weker terampuh

kamu adalah obat penghilang nyeri tanpa efek samping, sumplemen energi tanpa kefein dan nicotinamide untuk tetap terjaga, minuman isotonik rendah gula penyeimbang konsentrasi, dan cemilan sehat nol kalori penyela kesibukan.

kamu adalah panggilan setara 911, berjaga-jaga, selalu ada, memasang mata, memberi perlindungan.

tidak ada ketimpangan, atau ketidak-seimbangan, tidak ada sesak yang menghalangi hirupan nafas, tidak ada pengorbanan yang sia-sia, karena kamu adalah tempat berbagi yang paling sepadan..

tidak ada kesabaran yang dituntut terlalu banyak, tidak ada jiwa yang menahan hati yang kelelahan, tidak ada resah untuk sekedar memejamkan mata, karena kamu adalah tempat paling tepat untuk mereduksi segala kepenatan..

Nulis lageee.....

Huffff…. Tu…wa….tu….wa….. berbagai usaha udah saya coba untuk mengembalikan semangat saya yang sempat kendur beberapa minggu ini, mulai dari berolahraga, bangun pagi, dan melakukan kembali hal-hal yang saya sukai, membaca komik, berexsprimen dengan jus-jus buah-buahan kesukaan saya sampai teriak-teriak nggak jelas di kamar mandi, hasilnya lumayan, perasaan saya plong dan urat-urat yang tegang disekitar kepala, pundak, lutut dan kaki mulai kendur. Jihaaa…… sebenernya satu hal juga sih yang bikin saya jadi bersemangat lagi, beberapa kali nonton liga pertandingan sepak bola Timnas di piala AFF 2010, bangga banget Timnas bisa masuk final, sepertinya saya lagi kebagian sedikit semangat dari Firman Utina, Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas dan Octo Maniani juga idola baru saya Christian “el Loco” Gonzales. Chayooo….. hidup garuda di dadaku heheheheheh

berminggu-minggu lalu saya dilanda kebosanan tingkat tinggi. Perasaan yang seharusnya enyah di akhir tahun 2010 ini, setidaknya di penghujung tahun ini, saya harus punya semangat dan kepercayaan diri yang tinggi, apalagi resolusi 2011 sudah saya susun rapi untuk diwujudkan, dan untuk mewujudkan itu saya harus punya banyak energy.

Dan tanpa terasa juga, di awal tahun ini akan banyak yang berubah. Yang jelas pertama di kantor saya mendapat Bos baru, dengan suasana baru semoga saja semangat saya untuk tetep ngorbit suara di radio semakin besar. Dengan begitu nggak ada lagi kata jenuh, bosan dan ogah-ogahan bangun pagi buat berangkat siaran.

Yang kedua, dalam silsilah keluarga Djamalia…. Ada satu anggota keluarga baru… secara adik sepupu saya beberapa minggu lalu melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat lucu yang lalu diberi nama Asya. Mudah-mudahan jadi anak solehah dan jadi kebanggan keluarga.

Dan yang pastinya, tahun 2011, saya akan kehilangan salah satu partner menghayal yang paling sepadan buat saya. Dia adalah salah satu adik sepupu saya, tahun depan ini yang pasti dia akan menamatkan sekolahnya di SMU lalu berangkat ke Jakarta untuk masuk perguruan tinggi negeri yang sudah di impikannya. Wish u all the best sista, semoga apa yang kamu impikan bisa terwujud.

Untuk sementara ini dulu dech yang kerasa bakal berbeda banget di tahun 2011 mendatang, dan yang masih tetep sama kayaknya Cuma satu , gue masih tetep jomblo!!!!

Monday, 13 December 2010

M.A.L.A.S



Dari dulu kalo lagi males, aku tuh males banget *lah, mana ada kalo lagi males terus rajin ?. bahkan bisa cukup malas untuk bangun, makan, minum, buang air kecil, dan lain sebagainya, sekaligus.

Seperti saat ini nih, gak jelas juga mau nulis apa, duhhh...... kemampuan berpikir saya lemah banget belakangan ini, Blog ini seperti tak berpenghuni, cuma bisa nulis kalimat-kalimat gak jelas kek gini, biar gak dikirain mati suri. Udah dulu ya mau balik tidur kali aja dapet inspirasi dalam mimpi.