Thursday, 4 November 2010

Terpatahkan...



Saya kenal dia saat usia saya 22 tahun. Di suatu divisi dan ruangan pekat berkabut asap rokok. Di dalam ruangan sempit berdebu ini, saya, dia dan beberapa orang lagi didalamnya menghabiskan separuh waktu malam kami berkelut dengan komputer dan bahan-bahan mentah yang akan diolah menjadi berita untuk terbitan koran di keesokan paginya.

Saya tidak begitu kenal dekat dengannya, dan juga tidak ada keinginan untuk mengenalnya lebih dekat. Bisa dibilang saya kurang suka sifatnya, keangkuhan dan kearoganan dalam dirinya yang membuat saya tidak tertarik untuk berteman atau kenal dia lebih dalam. Dia diam, saya lebih-lebih. Bertegur sapa hanya untuk urusan pekerjaan, selebihnya tidak pernah.

Saya akui, dia tampan. Mata elangnya mungkin menjadi andalan nya untuk menarik hati perempuan. Tapi tidak untuk saya. Bagi saya mata-laki-laki seperti itu adalah mata yang buas dan nakal. Saya tidak suka wajah-wajah seperti ini. Menurut saya wajah lelaki seperti ini adalah lelaki yang suka mempermainkan wanita. Yahh... seperti itulah penilaian saya terhadapnya. Tidak ada yang istimewa.

Selalu ada pikiran negatif setiap kali melihatnya. Sama-sekali tidak ada kesan pertama yang menggoda dari dirinya. Semuanya buruk. Buruk menurut saya.


Tapi kini, semua itu terpatahkan....

Terpatahkan ketika tadi malam saya menemaninya makan malam.

Terpatahkan karena sekarang ini dia berhasil melunakkan hati saya.

Terpatahkan karena saat ini saya begitu jatuh cinta padanya.

Ohh.... Tuhan apa yang telah terjadi pada hati saya.

29 comments:

  1. hati mbak tari lagi jatuh cinta....
    smoga berakhir dengan indah...
    amiennn... :)

    ReplyDelete
  2. benci jadi cinta nie ceritanya ^^

    ReplyDelete
  3. Ia nih, benci jadi cinta.
    Itulah cinta, kita gak tau kapan datangnya daan bagaimana caranya ia datang.
    Gak terduga :D
    So sweeeeeet :D

    ReplyDelete
  4. semoga cinta itu tumbuh subur secara alami nduk.
    salam sayank dari Medan

    ReplyDelete
  5. cieee lagi jatuh cinta... senangnya... :D

    ReplyDelete
  6. kayanya ada yang lagi ketiban 'love' nih?

    saya cuma ingin bilang, "jangan sampai jatuh cinta mba, tapi kita harus bangun cinta." #SayaNgomongApaa :)

    jatuh mah sakit. hehe..

    ReplyDelete
  7. semoga cinta yang sedang mbak rasakan membawa kebaikan pada orang2 disekitar mbak :)

    ReplyDelete
  8. waduw luluh juga akhirnya ya.. kena sorotan mata elangnya kali.. hihihi

    ReplyDelete
  9. ciee, mba tarii yang lagi fall in love

    bahagia terus :)

    ReplyDelete
  10. artinya kamu sedang jatuh cinta mbak.... :D

    ReplyDelete
  11. wah..
    ada yg lagi jatuh cinta sm si mata elang...
    :lol:

    ReplyDelete
  12. habis baca postingan diatas jadi keingat ama lagunya westlife yang judulnya "unbreakable" :)

    ReplyDelete
  13. gda manusia yg sempurna ...

    ReplyDelete
  14. Kata orang zawa : waiting tresno jalaran soko kulino
    artinya : menunggu saatnya jatuh cinta karena sering kepikiran
    indonesia : benci bisa jadi rindu...

    weleh... ngomong apaan sih aku...
    salam kenal dulu mba...
    http://ahsanfile.wordpress.com

    ReplyDelete
  15. begitulah kira-kira5 November 2010 at 07:47

    ya begitulah kira-kira..., pokok e koe kudu iso..

    ReplyDelete
  16. Yup kadang semua berasal dari apa yang tak pernah kita duga atau kita sangka :)

    ReplyDelete
  17. ihiii
    cikicuwwww
    kok terpatahkan toh, mbak?
    harusnya kan tertautkan toh? Hehehe.

    ReplyDelete
  18. Hukum Karma bermula nih....
    berawal benci akhirnya cinta...
    Selamat deh... :P

    ReplyDelete
  19. kembali lirik hati. Maka semua akan terjawab.

    silakan dibaca, blog yang bagus! http://ottywidasari.blogspot.com/

    ReplyDelete
  20. berarti cowok itu memang penakluk wanita sejati.. :p

    ReplyDelete
  21. Uho~~ Uho~~ theme song: Aishteru - Monkey Majik #plaaak *digeplak* Jadi Tary-ssi jatuh cinta nih? Wkwkwkwk *didemo massa*

    ReplyDelete
  22. wah asik yang lagi kasmaran .hhe .

    salam kenal
    blogwalking yah :)

    ReplyDelete
  23. semoga cinta itu tumbuh subur seiring dengan waktu ya Tary :)
    salam

    ReplyDelete