Tuesday, 3 November 2009

Menghadapi Putus Cinta

Hubungan asmara bisa dianggap sebagai salah satu hal paling indah di dunia, tapi juga bisa di anggap sebagai sumber tragedi terbesar. Kita semua tahu betapa menyakitkannya melalui fase merelakan hubungan asmara berlalu. Jika saat ini sedang mengalami situasi seperti itu,nah, walaupun sulit diterapkan, berikut ini ada beberapa trik bagaimana kita bisa membuat situasi itu mudah dihadapi.

Meskipun sulit untuk menerimanya, kita harus benar-benar seratus persen menerima kenyataan bahwa hubungan tersebut sudah berakhir. Jangan pernah mencoba untuk menyangkalnya dengan memberikan harapan padasuper berantakan, mood lagi baik, diri sendiri adanya rujuk kembali. Sekali kita sudah mengakui situasi tersebut dalam diri kita bahwa tidak ada lagi kembali ke masa lalu, maka akan jauh lebih mudah untuk memulai proses penyembuhan.

Ubah persepsi kita ke hal yang positif. Lihat proses merelakan hubungan berakhir sebagai peluang untuk mencari yang baru dan memulai lagi dari awal. Buat beberapa tujuan jangka pendek untuk diri kita sendiri atau mengikuti kelas yang akan mengajari kita keahlian baru.

Masukan kembali diri kita ke dalam lingkaran sosial. Tidak apa hidup dalam tempurung untuk sementara waktu setelah putus hubungan, tapi ketika tangisan penderitaan itu berhenti, maka sudah saatnya kita kembali ke luar dan melakukan hal yang biasa kita suka lakukan.

Meskipun merelakan suatu hubungan berakhir merupakan salah satu penderitaan yang sulit dihadapi, kita harus melihatnya sebagai sesuatu yang membuat kita lebih kuat.

4 comments:

  1. kenyataan pahit yg mau nggak mau harus dihadapi.. :D

    ReplyDelete
  2. heheheh putus cinta, mang sakit. makanya pesen nenek jangan coba2 dech....hihihi

    ReplyDelete
  3. setauku nenek bilang, jangan coba-coba buat anak. la padahal buat anak itu kan enak! :p

    ReplyDelete
  4. hahahhah....duh yang udah pengalaman....gak tau enak pa nggk, blom nyoba...heheh

    ReplyDelete