Sunday, 1 June 2008

rasa ini membunuh ku...

ini perasaan terberat dan tersulit yang gue rasa saat ini, lama-lama mungkin rasa ini bisa membunuh gue, perlahan namun tak pasti, gue masih saja menunggu satu kepastian yang gak kunjung2 datang. entah mengapa setiap menyebut namanya mampu membuat dunia gue hancur, dan perasaan gue jadi sedih. inilah rasa, gue gak mampu lagi membendungnya, ingin gue lupakan, namun tak mampu gue lakukan, gue masih terus berharap dan berjalan pada satu kenyataan yang mungkin saja pahit tapi bisa saja berubah jadi manis, tapi bisa juga sebaliknya, gue benar-benar hampir punah dan runtuh dengan rasa gue sendiri. gue tak ingin lagi memikul beban ini sendiri, rasa ini sungguh berat gue jalani. cinta ini makin lama semakin membuat gue terbunuh dan mati karenanya. satu nama yang harus bertanggung jawab atas semua ini, namun tak kuasa gue tuntut, karena apa yang gue jalani sekarang memang tanpa status, gue telah salah langkah dan terbuai angan2 hampa akan dirinya, gue benar2 khilaf memutuskan menerima dia masuk dalam hati gue.namun tak kuasa gue untuk mengusirnya, karena yang ada dalam hati gue malah semakin dalam mengharapkannya. gue belum juga terbangun dari mimpi kosong itu, gue masih saja berharap dalam impian2 lama yang kemarin hampir berhasil gue tepis, namun kini dia datang lagi dengan berbagai pertanyaan yang membuat gue rapuh lagi, gue akan semakin tersiksa karena tak bisa memilikinya, namun hanya waktu harapan gue yang bisa merubah segalanya, seiring waktu juga gue akan merasakan derita dan sakit ini, sepanjang malam-malam berikutnya gue masih akan tetap terpuruk karena mencintainya, tapi inilah gue, gue gak akan menyesali sakit ini, karena dalam sakit ini masih banyak tersimpan cinta dan sayang gue buat dia, karena dalam keterpurukan ini, masih banyak impian2 kosong lagi yang gue harap jadi nyata. hidup gue gak akan berakhir karena dia, gue benci dia dengan sepenuh hati gue, namun dengan sepenuh hati gue juga, gue akan mencintainya. rasa ini gak akan hilang begitu saja, butuh waktu lama untuk menghapus kenangannya dalam hati gue, gue akan kembali memulai dan meniti hari gue masih dengan impian2 konyol tentang dia, meski pun luka itu akan semakin dalam, gue masih akan terus menjalani dan mengulang kisah2 lama dulu, yang mungkin akan membuat gue semakin terpuruk.

0 komentar:

Post a Comment