Tuesday, 22 April 2008

rasa

rasa

aku terlalu lama menunggu
satu rasa yang sama, cinta yang selama ini kucari
setelah cinta itu kudapati
aku seolah tak memiliki, ternyata cinta saja tak berarti apa-apa
aku butuh rasa...
rasa dimana ada rindu, ada cinta, ada suka...
rasa memerlukan aku disaat kau membutuhkan aku, dan rasa memiliki hatiku.
kata saja tak cukup mewakili hatimu
aku butuh lebih dari itu
belaimu, tatapmu dan senyummu
aku belum menemukan itu dalam dirimu
entahlah aku sudah terlalu lelah menyelamimu, semua terasa menyakitkan bagiku
aku memiliki hatimu tetapi tidak rasamu
hatiku tak bisa lagi menunggu
satu rasa darimu


pk.pinang, 21 april'08. 11;34 PM

Sunday, 20 April 2008

sebuah kegelisahan untuk kekasihku


sebuah kegelisahan untuk kekasihku

aku telah lelah berpikir sendiri
bahkan aku tak punya keberanian untuk ceritakan pada mereka
tentang satu rasa antara aku dan kau...

tak ada satupun yang bisa mengerti
tentang kita, tentang rasa kita dan tentang rahasia malam kita
tidak kau ataupun aku...

lalu kita melangkah dalam satu rasa yang sama, tanpa keterikatan...
kau dan aku sama-sama berharap bisa melewatinya, meski hatiku menolak, tapi inilah rasa.
demi rasa ini aku akan coba.
lalu akankah kita mampu mempertahankannya...?

menit demi menit kulalui menunggu satu kata sapaanmu,
bahkan berhari-hari kutunggu janjimu tuk bertemu...tapi tak ada.
aku berharap dalam impian yang kosong.
ketika aku sadar, aku hanyalah sepotong kisah dalam dirimu yang tak kau hiraukan
lalu aku akan bertanya apakah ada aku di hatimu ?

aku lelah dengan hati dan pikiranku, lelah dalam satu harap, berharap agar kau tau aku membutuhkan mu dalam rasaku.

pk.pinang, 20 april'08, 2.53 AM

Thursday, 3 April 2008

cintapuccino

kenapa sih....ada moment yang pas banget, sama persis di film cintapuccino, bedanya mungkin :
1. gue nggak akan seperti rahmi yang lebih memilih nimo cinta masa lalunya dan meninggalkan raka. artinya, gue gak mungkin ninggalin aak untuk memilih doi, karena disini jelas doi nggak seperti nimo, kesamaannya karena doi adalah orang dari masa lalu gue.
2. persamaannya lagi, nimo muncul ketika rahmi udah mau merit dengan raka, hal ini juga yang terjadi sama gue, kenapa doi muncul disaat-saat yang nggak tepat, kenapa doi nggak muncul 4 tahun yang lalu atau kenapa doi nggak ngasih sinyal saat masih kuliah dulu.
3. bodohnya gue, kenapa gue terbawa emosi lagi mikirin doi, bisa nggak gue cuek dan memendam kembali perasaan lama gue yang sempet muncul karena kehadiran doi.
4. sekali lagi gue bilang, gue akan tetep memilih aak.
mungkin sedikit perbedaan, gue gak akan bisa kembali ke cinta masa lalu gue, karena yang jelas2 terlihat masa depan gue ada di aak, sekarang yang harus gue pikirkan adalah gimana caranya supaya gue bisa ngelupain doi????