Monday, 24 March 2008

menjaga hati itu tak mudah....

menjaga hati itu tak mudah, sungguh kalaupun aku bisa belum tentu dengan dia, ingin kukatakan pada semua "tak ada apapun antara kami" tapi bisakah mulat bicara demikan bila hati berkata lain. ini sepenggal kalimat yang gue curi dari sebuah novel yang lagi gue baca judulnya Nafsul Muthmainah, kenapa demikian, karena gue sekarang baru ngalamin hal-hal sama seperti dalam novel tersebut. gue merasakan sekali bagaimana sulitnya menjaga hati, sulitnya menghindari perasaan suka. gue bingung, mungkin sekarang gue lagi ngalamin sakit rindu yang berlebihan seperti maria yang merindukan fahri dalam novel ayat-ayat cinta. gue merasakan sekali, seluruh waktu gue hanya tersita untuk memikirkan dia, sekarang gue dilema, gue bingung kalo nggak gue nyatakan dengan sejujurnya bagaimana perasaan gue yang sebenarnya sama dia, mungkin gue bisa mati karena rindu, tapi kalau gue nyatakan perasaan gue, akan banyak sekali resikonya, antara lain :
1. kalau ternyata doi nggak suka gue menyatakan perasaan gue, doi bakalan ngindarin gue, jangankan bertemu, bales sms gue pun doi bakalan nggak mau.
2.masih sama dengan point pertama, hubungan pertemanan gue sama doi yang udah terjalin dari masa kuliah akan sia-sia dan lenyap seketika, hanya karena gue suka sama dia.
3. kebalikannya jika ternyata doi senang saat gue nyatakan perasaan gue kalau gue suka sama dia, yang gue takutin, doi bakal nerima cinta gue dan bersedia jadi pacar gue. sedangkan bukan hal itu yang gue inginkan, karena itu tak mungkin karena saat ini gue lagi menjalin hubungan dengan seseorang, dan gak bakalan ada cowok yang mau diduain. dan gue nggak akan melakukan itu karena dari misi ini yang gue inginkan hanyalah agar doi tau kalau gue suka sama dia dari zaman-zamannya kuliah dulu, maksud gue nyatain semua ke dia, biar beban gue hilang gitu..., tapi entahlah....gue hanya manusia, bisa khilaf kapan aja gue gak tau bisa-bisa aja gue terbawa emosi dan berharap bisa selingkuh.
4. yang gue takutin lagi, doi ternyata juga suka sama gue (geer...)dan mau kita pacaran, tapi dengan syarat gue harus ninggalin pacar gue yang sekarang.
5. adapun ini point yang terakhir....yang gue takutin, doi bakal ketawa saat gue nyatain perasaan gue. dan doi bakal bilang "gila lo yah...lo geer banget, kita kan udah temenan dari zaman kapan gitu, kok bisa lo suka sama gue" kalaupun itu terjadi mungkin gue bakal kabur ke kutub utara kalo bisa, gue gak bakalan muncul lagi di hadapan doi.

gue bingung banget, gue gak niat minta jawaban yang muluk-muluk dari doi, karena memang bukan jawaban ya atau tidak yang gue mau, gue hanya ingin doi tau kalau belakangan ini gue terus kepikiran sama doi, dan itu sangat mengganggu jiwa dan raga gue. itu aja....

0 komentar:

Post a Comment